SIMPD Kemsos

Rekrutmen Pendamping Penyandang Disabilitas (SIMPD Kemsos)

Rekrutmen Pendamping SIMPD Kemsos – Kementerian Sosial Republik Indonesia atau Kemsos sedang membuka penerimaan Tenaga Non CPNS dengan formasi sebagai berikut :

1. Pendamping

Persyaratan :

  • Pendidikan Minimal D4/S1 dengan jurusan Pekerjaan Sosial/ Kesejahteraan Sosial/Sarjana dibidang ilmu-ilmu sosial terapan yang serumpun
  • Tidak terikat kontrak kerja dengan pihak lain

2. Tenaga Kesejahteraan Sosial Penyandang Disabilitas

Persyaratan :

  • Pendidikan Minimal SMA/SMU/MA atau yang sederajat
  • Memiliki SK Pendamping ASPDB dari Dinas Sosial

Persyaratan Umum :

  • Akan menjadi tenaga kontrak NON PNS
  • Warga Negara Indonesia
  • Usia maksimal 45 tahun
  • Tidak berkedudukan sebagai CPNS/PNS/TNI/POLRI
  • Menguasai MS. Office
  • Mendaftar pada lokasi sesuai dengan domisili
  • Tidak berkedudukan sebagai pengurus, anggota, dan atau berafiliasi dengan Partai Politik
  • Bebas dari Narkoba dan zat adiktif lainnya
  • Sehat jasmani dan rohani
  • Bersedia menandatangani pakta integritas apabila lolos seleksi akhir
  • Mengikuti seluruh tahapan seleksi

Pendaftaran

Silakan melamar secara online dengan mengunjungi tautan di bawah ini :

Keterangan :

  • Waktu pendaftaran online adalah tanggal : 11 – 16 September 2018
  • Hanya kandidat dengan kualifikasi terbaik yang akan diundang untuk mengikuti tahapan seleksi selanjutnya.
  • Proses penerimaan Pendamping Disabilitas SIMPD Kemsos ini tidak dipungut biaya.
  • Pertanyaan lebih lanjut dapat menghubungi : Tina 08119123889, Nyoman 081380802005, Rhea 081519525685, Resti 082127405224, Yusuf 087886507719

Tentang Kementerian Sosial Republik Indonesia

SIMPD Kemsos

Kementerian Sosial Republik Indonesia disingkat Kemos yang dahulu bernama Departemen Sosial yang disingkat Depsos adalah kementerian yang mempunyai tugas menyelenggarakan dan membidangi urusan dalam negeri di dalam pemerintahan untuk membantu presiden dalam penyelenggaraan pemerintahan negara di bidang sosial. Kementerian Sosial dipimpin oleh seorang Menteri Sosial (Mensos).

Menteri Sosial pertama pada masa awal kemerdekaan dipercayakan pada Mr. Iwa Kusuma Sumantri yang ada waktu itu membawahi kurang lebih 30 orang pegawai untuk Bagian Perburuhan dan Bagian Sosial. Hampir semua pegawai tersebut kurang/tidak berpengetahuan dan berpengalaman cukup mendalam dalam bidang perburuhan dan bidang sosial. Pada awalnya kantor Kementerian Sosial berlokasi di Jalan Cemara no. 5 Jakarta namun pada waktu Ibu kota Republik Indonesia pindah ke Yogyakarta, pada tanggal 10 Januari 1946 kantor Kementerian Sosial ikut pindah ke gedung Seminari di Jl. Code Yogyakarta. Kemudian ketika pemerintahan Republik Indonesia pindah kembali ke Jakarta, Kantor Kementerian Sosial menempati kantor di Jalan Ir.Juanda 36 Jakarta Pusat, dan mengalami perpindahan lokasi lagi ke Jalan Salemba Raya 28 Jakarta Pusat sampai sekarang.

Pada saat pemerintahan Presiden Abdurrahman Wahid, Departemen Sosial (Kementerian Sosial) dan Departemen Penerangan dibubarkan. Saat itu Presiden Abdurrahman Wahid menggagas bahwa pelayanan kesejahteraan sosial cukup dilakukan oleh masyarakat. Namun keadaan berkata lain, secara tidak diduga pula, saat itu muncul berbagai masalah kesejahteraan sosial seperti bencana alam, bencana sosial, populasi anak jalanan dan anak telantar semakin bertambah terus jumlahnya, sehingga para mantan petinggi Kementerian Sosial pada waktu itu menggagas untuk dibentuknya sebuah Badan yang berada langsung di bawah Presiden, maka terbentuklah Badan Kesejahteraan Sosial Nasional (BKSN).

Terbentuknya BKSN ini permasalahan tidak segera terentaskan, malah yang terjadi serba kekurangan karena tidak berimbangnya populasi permasalahan sosial dengan petugas yang dapat menjangkaunya dan kewenangan BKSN juga sangat terbatas. Dengan pertimbangan seperti itu maka pada Kabinet Persatuan Nasional, Kementerian Sosial dimunculkan kembali tetapi digabung dengan Departemen Kesehatan. Nomenklaturnya menjadi Departemen Kesehatan dan Kesejahteraan Sosial. Gagasan penggabungan ini juga tidak memberikan solusi permasalahan kesejahteraan sosial secara memadai, padahal populasi permasalahan sosial semakin kompleks. Kemudian pada masa Kabinet Gotong Royong, Kementerian Sosial difungsikan kembali untuk menyelenggarakan tugas-tugas pembangunan di bidang kesejahteraan sosial.

Terms : simpd kemsos, simpd kemsos go id rekrutmen, Simpd kemensos go id, gaji pendamping disabilitas, https://simpd kemsos go id/rekrutmen, seleksi pendamping disabilitas, simpd kemensos, Simpd, pengumuman pendamping disabilitas, pendamping disabilitas