Lowongan RS Muhammadiyah Lamongan

Rekrutmen & Lowongan RS Muhammadiyah Lamongan

Posted by: on October 19, 2019

Lowongan RS Muhammadiyah Lamongan – Rumah Sakit Muhammadiyah Lamongan sedang membuka kesempatan berkarir bagi Lulusan Terbaik melalui Lowongan Kerja Terbaru untuk mengisi posisi sebagaimana berikut :

  • Apoteker

Persyaratan Umum :

  • Warga Negara Indonesia
  • Beragama Islam
  • Berakhlak mulia
  • Sehat jasmani dan rohani
  • Mampu baca tulis Al-Quran dan mempunyai pemahamam Islam yang memadai
  • Usia maksimal 25 tahun
  • Mampu mengoperasikan komputer
  • Mampu berbahasa Inggris minimal pasif
  • Tidak dalam ikatan kerja dan atau posisi sebagai PNS/karyawan institusi swasta lain
  • Tidak merokok

Persyaratan khusus :

  • Surat rekomendasi pimpinan muhammadiyah setempat
  • Ijazah dan daftar nilai yang dilegalisir
  • Memiliki STR
  • Memiliki kemampuan berkomunikasi yang baik
  • Pengalaman di bidangnya menjadi nilai tambah

Pendaftaran

Kirimkan lamaran, daftar riwayat hidup, foto terbaru ukuran 4X6 2 lembar serta kelengkapan persyaratan khusus (1, 2 & 3) diatas melalui :

  • sdi.rsml@gmail.com

Keterangan Lain :

  • Lamaran diterima paling lambat tanggal 10 November 2019.
  • Lamaran pekerjaan yang dikirim dalam bentuk scan file PDF (softfile).
  • Hanya pelamar yang memenuhi syarat yang akan diikutsertakan dalam proses seleksi.
  • Rekrutmen Pegawai RS M Lamongan ini tidak dipungut biaya apa pun.
  • Link Sumber

Tentang Rumah Sakit Muhammadiyah Lamongan

Lowongan RS Muhammadiyah Lamongan

Diawali sebuah Pos Kesehatan Bencana Banjir di Lamongan berkembang menjadi Balai Kesehatan Islam (BAKIS)/PKU Muhammadiyah Daerah Lamongan yang didirikan pada tanggal 3 Agustus 1968 dengan menyewa bangunan di Jalan K. H. Ahmad Dahlan no. 7 Lamongan sampai dengan tahun 1978. Selanjutnya dengan usaha nyata dan sungguh sungguh tanpa pamrih dari para pendiri dan pengurusnya (Pimpinan Daerah Muhammadiyah Lamongan), mendapat hibah dari Bapak H. Usman Dimyati (pemilik lahan dan bangunan yang disewa), maka fungsi sekedar pelayanan pengobatan ditingkatkan dengan tambahan pelayanan BKIA/Klinik KB yang kemudian dikembangkan menjadi Rumah Bersalin dengan kapasitas 6 (enam) tempat tidur.

Sejalan dengan perkembangan, saat ini Rumah Sakit Muhammadiyah Lamongan menempati gedung baru diatas lahan seluas 22.396 M2 di jalan Jaksa Agung Suprapto, Lamongan. Peletakan batu pertama pembangunannya dilaksanakan oleh Gubernur Jawa Timur Bpk. Basofi Soedirman tgl 17 Oktober 1994 dan peresmiannya dilaksanakan oleh Bpk. Menko Kesra Azwar Anas pada tgl 5 Juli 1997. Dengan pelayanan medis yang lebih modern dalam lingkungan yang asri dan bernuansa Islami, kami terus berupaya untuk mewujudkan visi, misi, dan slogan RS.

Saat ini Rumah Sakit Muhammadiyah Lamongan telah berkembang menjadi Rumah Sakit Tipe B dan telah memenuhi Standar Akreditasi dengan predikat PARIPURNA. Pencapaian Rumah Sakit menjadi Tipe B diperoleh pada 23 Oktober 2013, dan penghargaan Akreditasi RS diperoleh pada tahun 2014 dan tahun 2017 dengan predikat Lulus Paripurna. Penghargaan Akreditasi RS ini merupakan wujud dari upaya Rumah Sakit dalam menjaga mutu dan keselamatan pasien. Instalasi Gizi Rumah Sakit Muhammadiyah Lamongan juga memperoleh sertifikat Halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). Pemenuhan halal terhadap produk makanan instalasi gizi merupakan wujud komitmen RS sebagai rumah sakit syariah.

Selain itu, saat ini tepatnya awal tahun 2018, Rumah Sakit Muhammadiyah Lamongan mendapat penetapan sebagai RS Syari’ah dari Dewan Syariah NAsional (DSN) Majelis Ulama Indonesia (MUI). Dengan penetapan ini semakin menguatkan ghirah Rumah Sakit Muhammadiyah Lamongan untuk melaksanakan syariah Islam sesuai dengan Qur’an dan hadist.

Dalam mengemban amanah meningkatkan derajat kesehatan yang optimal bagi masyarakat Lamongan, Rumah Sakit Muhammadiyah Lamongan terus berbenah diri dari berbagai sisi, baik SDM, fasilitas, sarana dan prasarana. Jumlah tempat tidur yang disediakan Rumah Sakit saat ini sebanyak 239 TT, dan akan terus dikembangkan agar dapat memenuhi kebutuhan kesehatan dari masyarakat di area Karisidenan Bojonegoro, khususnya masyarakat Lamongan.