Rekrutmen Kominfo

Rekrutmen Kominfo Kementerian Komunikasi dan Informatika

Posted by: on October 25, 2019

Rekrutmen Kominfo – sentraloker – Kementerian Komunikasi dan Informatika sedang membuka kesempatan berkarir bagi Warga Negara Indonesia terbaik untuk membangun aplikasi-aplikasi e-goverment melalui Lowongan Kerja Terbaru guna mengisi formasi sebagai berikut :

  • Junior Software Developer

Job Description :

  • Analyze requirements for implementing new web application features
  • Implementing and maintaining existing web applications
  • Implementing and maintaining API services
  • Creating and maintaining technical documentation

Education :

  • Bachelor degree of IT related fields
  • Fresh graduate are welcome to apply

Skills and Tools :

  • Familiarity with PHP 7
  • Great passion for clean and SOLID code
  • Laravel 5+
  • Database:
  • PostgreSQL
  • Redis (is a plus)
  • Git
  • HTML / CSS / JS
  • Some React knowledge is also a plus

How to Apply

Please submit your CV and application with subject line : “[JUNIORDEV] your-full-name” to :

  • pdsi@kominfo.go.id

Notes :

  • Only shortlisted candidates will be notified
  • Closing date : October 31th 2019
  • Source

Tentang Kementerian Komunikasi dan Informatika

Rekrutmen Kominfo

Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia – Kementerian Kominfo adalah kementerian dalam Pemerintah Indonesia yang membidangi urusan komunikasi dan informatika. Kementerian Komunikasi dan Informatika sebelumnya bernama Departemen Penerangan (1945-1999), Kementerian Negara Komunikasi dan Informasi (2001-2005), dan Departemen Komunikasi dan Informatika (2005-2009). Kementerian Komunikasi dan Informatika dipimpin oleh seorang Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo). Kementerian Komunikasi dan Informatika Indonesia pada awalnya bernama Departemen Penerangan. Pembentukan Departemen Penerangan ditandai dengan penetapan Mr. Amir Sjarifuddin sebagai Menteri Penerangan oleh PPKI pada tanggal 19 Agustus 1945.

Saat Orde Lama dan Orde Baru, Departemen Penerangan banyak mengatur dan membina pers, media massa. televisi, film, radio, grafika, percetakan dan penerangan umum. Departemen Penerangan sendiri terdiri atas Direktorat Jenderal Penerangan Umum, Direktorat Jenderal Radio, Televisi, Film, Direktorat Jenderal Urusan Penyiaran dan Media Massa, Direktorat Jenderal Pembinaan Pers dan Grafika, serta memiliki instansi vertikal (Kantor Wilayah dan Kantor Dinas) sampai daerah dan memegang kendali TVRI, RRI, dan Kantor Berita Antara.

Ketika Reformasi meletus pada tahun 1998, dan salah satu tuntutannya yaitu kebebasan pers, Presiden B.J. Habibie membuat UU no. 40 tahun 1999 mengenai Pers yang menghilangkan SIUPP (Surat Izin Usaha Penerbitan Pers) yang selama ini menjadi ‘momok’ perusahaan pers selama Orde Baru. UU ini juga memperkuat Dewan Pers yang tadinya diketuai langsung ex-officio oleh Menteri Penerangan menjadi lembaga yang murni independen dari pemerintah dan berfungsi menjaga independensi pers. Pada tahun ini juga UU no. 36 tahun 1999 mengenai Telekomunikasi yang menjadi dasar telekomunikasi dan internet Indonesia diundangkan dan dibentuk Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) yang masih menjadi wewenang Departemen Perhubungan saat itu.