Rekrutmen Kominfo

Rekrutmen Kominfo Kementerian Komunikasi dan Informatika

Posted by: on October 29, 2020

Rekrutmen Kominfo – sentraloker – Kementerian Komunikasi dan Informatika sedang membuka kesempatan berkarir bagi Warga Negara Indonesia terbaik untuk membangun aplikasi-aplikasi e-goverment melalui Lowongan Kerja Terbaru guna mengisi formasi sebagai berikut :

Desainer Grafis

Persyaratan:

  • Pria / Wanita
  • Pendidikan minimal D3/D4/S1 sederajat jurusan Desain Komunikasi Visual/Komunikasi
  • Lulusan baru diperbolehkan mendaftar
  • Dapat menggunakan aplikasi untuk desain (Adobe Illustrator, Photoshop, Indesign)
  • Punya kreativitas dan inisiatif tinggi
  • Punya kemampuan untuk brainstorm konsep
  • Pekerja keras, siap bekerja di bawah tekanan
  • Apabila punya pengalaman menjadi copywriters, silakan masukan portofolio kamu
  • Aktif di media sosial
  • Jika bisa digital imaging, silakan masukin portofolio kamu juga
  • Mampu bekerjasama dalam tim
  • Penempatan di kantor Kemkominfo Jakarta

Spesialis Media Sosial

Persyaratan:

  • Pria / Wanita
  • Pendidikan minimal D3/D4/S1/sederajat jurusan Desain Komunikasi Visual/Komunikasi
  • Berpengalaman pada posisi yang sama min.1 tahun bekerja sebelumnya
  • Bisa mengembangkan ide lama menjadi ide baru
  • Bisa mencari data dan mengolah data
  • Bisa mengelola akun-akun media sosial (Twitter, Instagram, Facebook, Tiktok, Youtube)
  • Punya kreativitas dan inisiatif tinggi
  • Pekerja keras, siap bekerja di bawah tekanan
  • Aktif di media sosial
  • Jika punya pengalaman jadi pengisi suara, jangan lupa masukan CV
  • Mampu bekerja sama dalam tim
  • Penempatan di kantor Kemkominfo Jakarta

Videografer/Video Editor

Persyaratan:

  • Pria / Wanita
  • Pendidikannya minimal D3/D4/S1/sederajat jurusan Broadcasting/multimedia/animasi/komunikasi
  • Lulusan baru diperbolehkan mendaftar
  • Menguasai aplikasi buat ngedit video (Adobe Premiere and After Effect)
  • Bisa menggunakan kamera video
  • Bisa menggunakan video/audio mixer menjadi nilai tambah
  • Jika punya pengalaman mengembangkan akun Youtube, sebutkan di portofolio kamu
  • Memiliki kemampuan copywriting menjadi nilai tambah
  • Aktif di media sosial
  • Jika punya pengalaman jadi pengisi suara, jangan lupa masukin CV
  • Mampu bekerja sama dalam tim
  • Penempatan di kantor Kemkominfo Jakarta

Pendaftaran

Kirimkan email berisi : CV+Portfolio+Ijazah+Transkrip Nilai+Surat lamaran (Ditujukan kepada Plt. Kepala Biro Hubungan Masyarakat yang juga berisi motivasi dan alasan kenapa kita harus memilih kamu) melalui email:

  • [email protected] dengan subjek Email: Mau Jadi (Posisi) – (Nama Lengkap) → contoh: Mau Jadi Desainer Grafis – Clara Ulala

Keterangan Lain :

  • Hanya kandidat terbaik yang akan diundang untuk mengikuti tahapan seleksi berikutnya.
  • Seleksi dan rekrutmen Kominfo ini tidak dipungut biaya apa pun.
  • Lamaran diterima sebelum tanggal 6 November 2020.
  • Link Sumber

Tentang Kementerian Komunikasi dan Informatika

Rekrutmen Kominfo

Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia – Kementerian Kominfo adalah kementerian dalam Pemerintah Indonesia yang membidangi urusan komunikasi dan informatika. Kementerian Komunikasi dan Informatika sebelumnya bernama Departemen Penerangan (1945-1999), Kementerian Negara Komunikasi dan Informasi (2001-2005), dan Departemen Komunikasi dan Informatika (2005-2009). Kementerian Komunikasi dan Informatika dipimpin oleh seorang Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo). Kementerian Komunikasi dan Informatika Indonesia pada awalnya bernama Departemen Penerangan. Pembentukan Departemen Penerangan ditandai dengan penetapan Mr. Amir Sjarifuddin sebagai Menteri Penerangan oleh PPKI pada tanggal 19 Agustus 1945.

Saat Orde Lama dan Orde Baru, Departemen Penerangan banyak mengatur dan membina pers, media massa. televisi, film, radio, grafika, percetakan dan penerangan umum. Departemen Penerangan sendiri terdiri atas Direktorat Jenderal Penerangan Umum, Direktorat Jenderal Radio, Televisi, Film, Direktorat Jenderal Urusan Penyiaran dan Media Massa, Direktorat Jenderal Pembinaan Pers dan Grafika, serta memiliki instansi vertikal (Kantor Wilayah dan Kantor Dinas) sampai daerah dan memegang kendali TVRI, RRI, dan Kantor Berita Antara.

Ketika Reformasi meletus pada tahun 1998, dan salah satu tuntutannya yaitu kebebasan pers, Presiden B.J. Habibie membuat UU no. 40 tahun 1999 mengenai Pers yang menghilangkan SIUPP (Surat Izin Usaha Penerbitan Pers) yang selama ini menjadi ‘momok’ perusahaan pers selama Orde Baru. UU ini juga memperkuat Dewan Pers yang tadinya diketuai langsung ex-officio oleh Menteri Penerangan menjadi lembaga yang murni independen dari pemerintah dan berfungsi menjaga independensi pers. Pada tahun ini juga UU no. 36 tahun 1999 mengenai Telekomunikasi yang menjadi dasar telekomunikasi dan internet Indonesia diundangkan dan dibentuk Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) yang masih menjadi wewenang Departemen Perhubungan saat itu.