Guru

Rekrutmen Guru Sekolah Indonesia Luar Negeri (SILN) Kemdikbud

Rekrutmen Guru Sekolah Indonesia Luar Negeri – sentraloker.net – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia kembali memanggil WNI terbaik melalui Lowongan Kerja Guru SILN terbaru dengan posisi sebagai berikut :

  • Rekrutmen Guru dan Tenaga Kependidikan Sekolah Indonesia Luar Negeri (SILN)

Formasi Guru dan Tenaga Kependidikan SILN yang dibuka sebagai berikut:

  1. Guru Bahasa Indonesia (1 orang)
  2. Guru Bahasa Inggris (3 orang)
  3. Guru Bimbingan dan Konseling (4 orang)
  4. Guru Kelas (5 orang)
  5. Guru IPA Biologi (2 orang)
  6. Guru IPA Fisika (2 orang)
  7. Guru IPA Kimia ( 2 orang)
  8. Guru IPS (1 orang)
  9. Guru IPS Ekonomi (1 orang)
  10. Guru IPS Geografi (1 orang)
  11. Guru Matematika (4 orang)
  12. Guru Pendidikan Agama Islam (2 orang)
  13. Guru Pendidikan Agama Kristen (1 orang)
  14. Guru Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Olahraga (1 orang)
  15. Guru Perhotelan (1 orang)
  16. Guru Pendidikan Kewarganegaraan (2 orang)
  17. Guru Seni Budaya (1 orang)
  18. Guru Teknologi Informasi dan Komunikasi (1 orang)
  19. Tenaga Kependidikan (1 orang)

GURU

Persyaratan :

  • Berstatus sebagai Guru bukan Pegawai Negeri Sipil
  • Berijazah minimal S-1 sesuai bidang yang dibutuhkan dengan minimal IPK 2.75
  • Memiliki Sertifikat Profesi Pendidik yang linear dengan jabatan yang dilamar
  • Memiliki kecakapan dalam berbahasa Inggris dibuktikan dengan sertifikat TOEFL Prediction Score minimal 450 atau IELTS 5.0
  • Diutamakan memiliki pengalaman mengajar sesuai bidang yang diampu minimal 2 (dua) tahun
  • Diutamakan memiliki sertifikat/penghargaan tingkat nasional sebagai keterampilan tambahan selain mengajar, seperti: Olahraga, Pramuka, Seni Budaya, Keagamaan, Prakarya, Teknologi Informasi Komunikasi (TIK), Akuntansi/Keuangan dll
  • Bagi pelamar Guru di Sekolah Indonesia Tokyo dan Davao diutamakan laki-laki, dan khusus pelamar Sekolah Indonesia Tokyo diutamakan memiliki kemampuan mengemudi kendaraan roda empat dan dibuktikan dengan melampirkan fotokopi SIM A

TENAGA KEPENDIDIKAN

Persyaratan :

  • Berstatus bukan Pegawai Negeri Sipil
  • Berijazah minimal S-1 sesuai bidang yang dibutuhkan dengan minimal IPK 2.75
  • Memiliki kecakapan dalam berbahasa Inggris dibuktikan dengan sertifikat TOEFL Prediction Score minimal 450 atau IELTS 5.0
  • Memiliki pengalaman bekerja minimal 3 (tiga) tahun pada bidang tata usaha/administrasi perkantoran serta memahami pengelolaan keuangan dan aplikasi dapodik dibuktikan dengan surat keterangan dari Kepala Sekolah/Ketua Yayasan

Persyaratan Umum :

  • Warga Negara Indonesia (WNI)
  • Usia maksimal saat mendaftar 40 tahun
  • Sehat jasmani, rohani, dan bebas NARKOBA
  • Berkelakuan baik dan tidak pernah dihukum penjara atau kurungan berdasarkan putusan pengadilan yang memiliki kekuatan hukum tetap
  • Diutamakan memiliki Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK)
  • Tidak pernah diberhentikan tidak dengan hormat sebagai pegawai swasta serta tidak sedang menjalani perjanjian/kontrak kerja/ikatan dinas pada instansi pemerintah

Pendaftaran

  1. Pelamar wajib memiliki alamat surat elektronik yang masih aktif
  2. Pelamar melakukan pendaftaran pada laman : http://mutasi.sdm.kemdikbud.go.id/siln dengan cara memasukkan nomor sertifikat profesi pendidik, NUPTK (Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan) dan atau NPSN (Nomor Pokok Sekolah Nasional) bagi yang memiliki, nama, tempat lahir, tanggal lahir, dan alamat surat elektronik
  3. Pendaftaran lanjutan dilakukan dengan cara login menggunakan username dan password yang dikirim oleh Sekretariat Panitia Seleksi Bersama melalui surat elektronik peserta seleksi. Tahapan pendaftaran lanjutan meliputi:
    1. Memilih jabatan yang akan dilamar
    2. Mengisi informasi data diri pelamar
    3. Mengunggah hasil pindai dokumen/berkas yang dipersyaratkan sebagai berikut:
      1. Pas foto ukuran 3×4 dengan besar file maksimal 500 Kb
      2. Surat lamaran yang ditandatangani di atas materai Rp. 6.000,- yang ditujukan kepada Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, dengan tembusan kepada Pimpinan unit kerja yang bersangkutan (format dapat diunduh pada menu UNDUH)
      3. Surat izin mengikuti proses seleksi yang ditandatangani oleh pimpinan institusi asal (sekolah/yayasan)
      4. Sertifikat Profesi Pendidik
      5. Kartu Tanda Penduduk dan Akte Lahir
      6. Ijazah pendidikan terakhir
      7. Surat keterangan mengajar dari yayasan yang menunjukkan akumulasi pengalaman mengajar sesuai dengan bidang yang diampu bagi pelamar guru SILN
      8. Surat keterangan pengalaman bekerja sebagai Tenaga Kependidikan di sekolah yang ditandatangani oleh Kepala Sekolah/Ketua Yayasan
      9. Surat rekomendasi berkelakuan baik dari pimpinan institusi (sekolah/yayasan)
      10. Sertifikat TOEFL Prediction Score internasional/institusional atau IELTS yang masih berlaku
      11. Sertifikat/penghargaan keterampilan tambahan selain mengajar, seperti: olahraga, pramuka, seni-budaya, keagamaan, prakarya, atau teknologi informasi komunikasi (TIK), akuntansi/keuangan, dll
      12. Surat Keterangan sehat dari Dokter Pemerintah
      13. Deskripsi diri, potensi dan motivasi menjadi Guru/Tenaga Kependidikan SILN dalam Bahasa Indonesia dan Inggris masing-masing 1 lembar yang diketik menggunakan jenis huruf Arial ukuran 12 dengan spasi 1,15 ukuran kertas A4 dalam format PDF
    4. Menandatangi surat pernyataan bermaterai Rp.6.000,- bahwa semua dokumen yang disampaikan adalah benar dan dapat dibuktikan keasliannya (format dapat diunduh pada menu UNDUH)
    5. Mencetak kartu peserta seleksi
  4. Berkas lamaran asli sebagaimana diunggah pada angka 3 huruf d) disampaikan kepada panitia seleksi pada saat seleksi lanjutan bagi pelamar yang dinyatakan lulus seleksi administrasi
  5. Panitia hanya akan memproses lamaran bagi pelamar yang mengunggah dokumen/ berkas yang dipersyaratkan secara lengkap dan benar

Keterangan Lain :

  • Setiap pelamar wajib mematuhi dan mengikuti seluruh ketentuan yang ditetapkan
  • Apabila dikemudian hari pelamar terbukti memberikan data yang tidak sesuai dengan fakta atau melakukan manipulasi data baik pada setiap tahapan seleksi maupun setelah diangkat menjadi Guru/Tenaga Kependidikan SILN maka kelulusan yang bersangkutan dinyatakan batal dan/atau yang bersangkutan diberhentikan sebagai Guru/Tenaga Kependidikan SILN
  • Panitia Seleksi Bersama dapat merekomendasikan calon Guru/Tenaga Kependidikan SILN pada negara selain yang dilamar
  • Apabila pelamar telah dinyatakan lulus tetapi tidak menyampaikan kelengkapan berkas untuk penetapan sebagai Guru/Tenaga Kependidikan SILN sampai batas waktu yang ditentukan, maka kelulusan yang bersangkutan dinyatakan batal dan/atau yang bersangkutan dianggap mengundurkan diri
  • Panitia Seleksi Bersama tidak melayani komunikasi dengan pelamar dalam bentuk apapun. Pelamar diharapkan selalu memantau perkembangan informasi yang diumumkan pada portal resmi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
  • Segala kerugian akibat kelalaian tidak memantau perkembangan informasi yang diumumkan pada laman resmi Kementerian Pendidikan dan
    Kebudayaan menjadi tanggung jawab pelamar
  • Pendaftaran dibuka sampai dengan tanggal 8 Mei 2019.
  • Link Sumber

Tentang Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

Rekrutmen Guru Sekolah Indonesia Luar Negeri

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia – Kemdikbud merupakan salah satu kementerian dalam Pemerintah Indonesia yang menyelenggarakan urusan di bidang pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, pendidikan menengah, dan pendidikan masyarakat, serta pengelolaan kebudayaan.Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Presiden. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dipimpin oleh seorang Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud).

Pada prakemerdekaan pendidikan bukan untuk mencerdaskan kaum pribumi, melainkan lebih pada kepentingan kolonial penjajah. Pada bagian ini, semangat menggeloraan ke-Indonesia-an begitu kental sebagai bagian dari membangun identitas diri sebagai bangsa merdeka. Karena itu tidaklah berlebihan jika instruksi menteri saat itu pun berkait dengan upaya memompa semangat perjuangan dengan mewajibkan bagi sekolah untuk mengibarkan sang merah putih setiap hari di halaman sekolah, menyanyikan lagu Indonesia Raya, hingga menghapuskan nyanyian Jepang Kimigayo.

Organisasi kementerian yang saat itu masih bernama Kementerian Pengajaran pun masih sangat sederhana. Tapi kesadaran untuk menyiapkan kurikulum sudah dilakukan. Menteri Pengajaran yang pertama dalam sejarah Republik Indonesia adalah Ki Hadjar Dewantara. Pada Kabinet Syahrir I, Menteri Pengajaran dipercayakan kepada Mr. Mulia. Mr. Mulia melakukan berbagai langkah seperti meneruskan kebijakan menteri sebelumnya di bidang kurikulum berwawasan kebangsaan, memperbaiki sarana dan prasarana pendidikan, serta menambah jumlah pengajar.