Rekrutmen Bank Syariah Mandiri Area Malang

Rekrutmen Bank Syariah Mandiri Area Malang

Rekrutmen Bank Syariah Mandiri Area Malang – sentraloker.net – BANK SYARIAH MANDIRI sedang membuka kesempatan bagi Warga Negara Indonesia terbaik untuk berkarir di dunia perbankan Indonesia melalui Lowongan Kerja BSM Area Malang untuk mengisi posisi sebagai berikut :

  • Frontliner

Kualifikasi :

  • Pria / Wanita
  • Pendidikan minimal D3/S1
  • Usia maksimal 23 tahun per 31 Desember 2019
  • Bisa membaca Al Quran
  • Sehat jasmani dan rohani
  • Berpenampilan menarik
  • Belum menikah
  • Penempatan di wilayah Malang

Pendaftaran

Kirimkan surat lamaran, CV dan dokumen pendukung anda via Pos Express ke alamat berikut ini :

PT Bank Syariah Mandiri Area Malang
Jl. Letjend Sutoyo No 77 B Malang.

Keterangan Lain :

  • Lamaran diterima maksimal pada tanggal 10 Mei 2019.
  • Hanya kandidat terbaik yang akan dipanggil untuk tes berikutnya..
  • Rekrutmen Bank Syariah Mandiri ini tidak dipungut biaya apa pun.
  • Link Sumber

Tentang PT. Bank Syariah Mandiri

Rekrutmen Bank Syariah Mandiri Area Malang

PT. Bank Syariah Mandiri adalah lembaga perbankan di Indonesia. Bank ini berdiri pada 1973 dengan nama Bank Susila Bakti (dimiliki YKP BDN dan Mahkota). Pada 1999, bank ini terpengaruhi krismon. Saat itu pula, Bank Dagang Negara, Bank Pembangunan Indonesia, Bank Bumi Daya, dan Bank Ekspor Impor Indonesia merger membentuk Bank Mandiri. Bank ini diambil alih oleh Bank Mandiri menjadi Bank Syariah. Pada 19 Mei 1999, menjadi Bank Syariah Sakinah Mandiri, Pada 8 September 1999 menjadi Bank Syariah Mandiri. Resmi menjadi Bank Syariah pada 1 November 1999.2002 mendapat status Bank Devisa.

Kehadiran BSM sejak tahun 1999, sesungguhnya merupakan hikmah sekaligus berkah pasca krisis ekonomi dan moneter 1997-1998. Sebagaimana diketahui, krisis ekonomi dan moneter sejak Juli 1997, yang disusul dengan krisis multi-dimensi termasuk di panggung politik nasional, telah menimbulkan beragam dampak negatif yang sangat hebat terhadap seluruh sendi kehidupan masyarakat, tidak terkecuali dunia usaha. Dalam kondisi tersebut, industri perbankan nasional yang didominasi oleh bank-bank konvensional mengalami krisis luar biasa. Pemerintah akhirnya mengambil tindakan dengan merestrukturisasi dan merekapitalisasi sebagian bank-bank di Indonesia.