Rekrutmen BRI Kanwil Banjarmasin

Lowongan Rekrutmen BRI Kanwil Banjarmasin

Posted by: on March 23, 2020

Rekrutmen BRI Kanwil Banjarmasin – sentraloker.net – BRI Kantor Wilayah Banjarmasin sedang membuka kesempatan berkarir bagi Warga Negara Indonesia terbaik melalui Lowongan Kerja Terbaru guna mengisi posisi sebagai berikut :

  • “BRILIAN INTERSHIP PROGRAM” Jabatan Frontliner

Persyaratan dan kualifikasi :

  • Pendidikan :
    • SMA / SMK dengan nilai rata-rata 7,0.
    • D1 – S1 dengan IPK min.2,75.
  • Usia :
    • SMA : minimal 18 dan maksimal 20 Tahun (belum berusia 21 tahun saat mengikuti seleksi).
    • D1 – S1 : Maksimal 24 Tahun (Belum berusia 25 tahun saat mengikuti seleksi).
  • Diutamakan Fresh Graduate.
  • Belum menikah & tidak menikah selama mengikuti Pemagangan.
  • Memiliki communication skill yang baik dan berpenampilan menarik.
  • Bersedia ditempatkan di seluruh unit kerja Kanwil Banjarmasin, dan diutamakan berdomisili di Unit Kerja BRI setempat.
  • Memiliki KTP, NPWP dan SKCK.

Pendaftaran

Para peminat dipersilakan mengirimkan lamaran ke :

Kanwil BRI Banjarmasin
Jl. Jend. A. Yani Km 3,5 No. 151, Banjarmasin

atau di Kantor Cabang BRI terdekat

Keterangan Lain :

  • Hanya kandidat terbaik yang akan diundang untuk mengikuti tahapan seleksi selanjutnya.
  • Seleksi dan rekrutmen Calon Pegawai Bank BRI ini tidak dipungut biaya.

Tentang Bank Rakyat Indonesia (BRI)

Rekrutmen BRI Kanwil Banjarmasin

Bank Rakyat Indonesia – BRI merupakan salah satu instansi perbankan milik pemerintah yang terbesar di Indonesia. Sejarah berdirinya Bank BRI awalnya didirikan oleh Raden Bei Aria Wirjaatmadja, Purwekerto, Jawa tengah, beliau memberikan nama De Poerwokertosche Hulp en Spaarbank der Inlandsche Hoofden yang memiliki arti “Bank Bantuan dan Simpanan Milik Kaum Priyayi Purwokerto”, Pada saat itu BRI merupakan salah satu lembaga keuangan yang melayani orang-orang berkebangsaan Indonesia (pribumi).

Pada periode setelah kemerdekaan RI, berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 1 tahun 1946 Pasal 1 disebutkan bahwa BRI adalah sebagai Bank Pemerintah pertama di Republik Indonesia. Dalam masa perang mempertahankan kemerdekaan pada tahun 1948, kegiatan BRI sempat terhenti untuk sementara waktu dan baru mulai aktif kembali setelah perjanjian Renville pada tahun 1949 dengan berubah nama menjadi Bank Rakyat Indonesia Serikat. Pada waktu itu melalui PERPU No. 41 tahun 1960 dibentuklah Bank Koperasi Tani dan Nelayan (BKTN) yang merupakan peleburan dari BRI, Bank Tani Nelayan dan Nederlandsche Maatschappij (NHM). Kemudian berdasarkan Penetapan Presiden (Penpres) No. 9 tahun 1965, BKTN diintegrasikan ke dalam Bank Indonesia dengan nama Bank Indonesia Urusan Koperasi Tani dan Nelayan.

Setelah berjalan selama satu bulan, keluar Penpres No. 17 tahun 1965 tentang pembentukan bank tunggal dengan nama Bank Negara Indonesia. Dalam ketentuan baru itu, Bank Indonesia Urusan Koperasi, Tani dan Nelayan (eks BKTN) diintegrasikan dengan nama Bank Negara Indonesia unit II bidang Rural, sedangkan NHM menjadi Bank Negara Indonesia unit II bidang Ekspor Impor (Exim).

Berdasarkan Undang-Undang No. 14 tahun 1967 tentang Undang-undang Pokok Perbankan dan Undang-undang No. 13 tahun 1968 tentang Undang-undang Bank Sentral, yang intinya mengembalikan fungsi Bank Indonesia sebagai Bank Sentral dan Bank Negara Indonesia Unit II Bidang Rular dan Ekspor Impor dipisahkan masing-masing menjadi dua Bank yaitu Bank Rakyat Indonesia dan Bank Ekspor Impor Indonesia. Selanjutnya berdasarkan Undang-undang No. 21 tahun 1968 menetapkan kembali tugas-tugas pokok BRI sebagai bank umum.

Sejak 1 Agustus 1992 berdasarkan Undang-Undang Perbankan No. 7 tahun 1992 dan Peraturan Pemerintah RI No. 21 tahun 1992 status BRI berubah menjadi perseroan terbatas. Kepemilikan BRI saat itu masih 100% di tangan Pemerintah Republik Indonesia. Pada tahun 2003, Pemerintah Indonesia memutuskan untuk menjual 30% saham bank ini, sehingga menjadi perusahaan publik dengan nama resmi PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk., yang masih digunakan sampai dengan saat ini.