Rekrutmen BNI Wilayah 10

Lowongan Rekrutmen BNI Wilayah 10

Posted by: on January 13, 2022

Rekrutmen BNI Wilayah 10 – sentraloker.net – Bank Negara Indonesia atau BNI kembali membuka kesempatan berkarir melalui Lowongan Kerja sebagai berikut :

BINA BNI
Area Penempatan Jakarta Pusat & Jakarta Selatan

Kualifikasi :

  • Pria/Wanita
  • Berpenampilan menarik dengen syarat:
  • Tinggi badan untuk Pria minimal 165 cm
  • Tinggi badan untuk Wanita minimal 160 cm
  • Usia 18-25 tahun
  • Fresh graduate, pendidikan minimal SMA – S1 dengan syarat:
    • Rata-rata nilai rapor semester 5&6 untuk SMA/Setara minimal 7.0
    • IPK untuk D1-S1 minimal 2.75
  • Belum menikah dan bersedia tidak menikah selama menjaqlani program magang
  • Sehat jasmani, rohani dan tidak Buta Warna
  • Tidak pernah terlibat narkoba atau pelanggaran hukum lainnta (disertai surat keterangan Catatan kepolisian/SKCK)

Pendaftaran

Silakan kirim lamaran lengkap dengan mengunggah dokumen melalui link di bawah ini :

Keterangan Lain :

  • Seleksi dan rekrutmen BNI Jakarta Pusat ini tidak dipungut biaya apa pun.
  • Hanya kandidat yang sesuai kualifikasi yang akan dihubungi lebih lanjut.
  • Lamaran diterima maksimal pada tanggal 14 Januari 2022.
  • Sumbernya : instagram @bniw10_respect

Tentang BNI Wilayah 10

Rekrutmen BNI Wilayah 10

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk – BNI merupakan sebuah institusi perbankan milik pemerintah, dalam hal ini adalah perusahaan BUMN, di Indonesia. BNI berdiri sejak 1946, BNI yang dahulu dikenal sebagai Bank Negara Indonesia, merupakan bank pertama yang didirikan dan dimiliki oleh Pemerintah Indonesia.

Bank Negara Indonesia mulai mengedarkan alat pembayaran resmi pertama yang dikeluarkan Pemerintah Indonesia, yakni ORI atau Oeang Republik Indonesia, pada malam menjelang tanggal 30 Oktober 1946, hanya beberapa bulan sejak pembentukannya. Hingga kini, tanggal tersebut diperingati sebagai Hari Keuangan Nasional, sementara hari pendiriannya yang jatuh pada tanggal 5 Juli ditetapkan sebagai Hari Bank Nasional.

Menyusul penunjukan De Javsche Bank yang merupakan warisan dari Pemerintah Belanda sebagai Bank Sentral pada tahun 1949, Pemerintah membatasi peranan Bank Negara Indonesia sebagai bank sirkulasi atau bank sentral. Bank Negara Indonesia lalu ditetapkan sebagai bank pembangunan, dan kemudian diberikan hak untuk bertindak sebagai bank devisa, dengan akses langsung untuk transaksi luar negeri.

Sehubungan dengan penambahan modal pada tahun 1955, status Bank Negara Indonesia diubah menjadi bank komersial milik pemerintah. Perubahan ini melandasi pelayanan yang lebih baik dan tuas bagi sektor usaha nasional. Sejalan dengan keputusan penggunaan tahun pendirian sebagai bagian dari identitas perusahaan, nama Bank Negara Indonesia 1946 resmi digunakan mulai akhir tahun 1968. Perubahan ini menjadikan Bank Negara Indonesia lebih dikenal sebagai ‘BNI 46’. Penggunaan nama panggilan yang lebih mudah diingat – ‘Bank BNI’ – ditetapkan bersamaan dengan perubahaan identitas perusahaan tahun 1988.