Rekrutmen BNI Klaten

Lowongan Rekrutmen BNI Klaten

Posted by: on July 24, 2020

Rekrutmen BNI Klaten – sentraloker.net – Bank BNI sedang membuka kesempatan berkarir bagi Warga Negara Indonesia terbaik melalui Lowongan Kerja Terbaru untuk mengisi posisi sebagaimana berikut :

  • Merchant Business Acquision

Kualifikasi:

  • Pria atau Wanita
  • Pendidikan minimal D3 segala jurusan
  • Usia maksimal 35 tahun
  • IPK minimal 2.50
  • Berpenampilan Menarik
  • Domisili Klaten dan sekitarnya
  • Memiliki prestasi/ pengalaman dibidang MBA (Merchant Business Acquision)
  • Menguasai MS Office (Word, Power Point dan Excel)
  • Memiliki kemampuan komunikasi yang baik, jujur, disiplin dan berorientasi pada target
  • Berbadan sehat dan tidak terlibat narkoba atau pelanggaran hukum yang lainnya
  • Memiliki kendaraan dan SIM
  • Penempatan : Klaten

Kelengkapan berkas lamaran:

  • Surat Lamaran Kerja
  • Photocopy Ijazah dan Transkrip Nilai yang dilegalisir
  • Curriculu Vitae (CV)
  • Pas Photo ukuran 4×6 (4 Lembar)
  • Photo seluruh Badan ukuran Poscard (1 Lembar)
  • Phocopy E-KTP dan SIM
  • Photocopy SKCK
  • Photocopy Surat Keterangan Berbadan Sehat dari Dokter atau Puskesmas
  • Photocopy Surat Keterangan Pengalaman Kerja (Jika ada)

Pendaftaran

Silakan kirim berkas lamaran lengkap Anda ke:

PT Bank Negara Indonesia (Pesero) Tbk Kantor Cabang Klaten
Jl. Pemuda Selatan No.49 Klaten

Keterangan Lain :

  • Pendaftaran dibuka hingga tanggal 27 Juli 2020.
  • Hanya kandidat terbaik yang akan diundang untuk mengikuti tahapan seleksi lebih lanjut.
  • Seleksi dan rekrutmen BNI Klaten ini tidak dipungut biaya apa pun.
  • Link Sumber

Tentang Bank BNI

Rekrutmen BNI Klaten

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk – BNI adalah sebuah institusi bank milik pemerintah, dalam hal ini adalah perusahaan BUMN, di Indonesia. BNI berdiri sejak 1946, BNI yang dahulu dikenal sebagai Bank Negara Indonesia, merupakan bank pertama yang didirikan dan dimiliki oleh Pemerintah Indonesia.

Bank Negara Indonesia mulai mengedarkan alat pembayaran resmi pertama yang dikeluarkan Pemerintah Indonesia, yakni ORI atau Oeang Republik Indonesia, pada malam menjelang tanggal 30 Oktober 1946, hanya beberapa bulan sejak pembentukannya. Hingga kini, tanggal tersebut diperingati sebagai Hari Keuangan Nasional, sementara hari pendiriannya yang jatuh pada tanggal 5 Juli ditetapkan sebagai Hari Bank Nasional.

Menyusul penunjukan De Javsche Bank yang merupakan warisan dari Pemerintah Belanda sebagai Bank Sentral pada tahun 1949, Pemerintah membatasi peranan Bank Negara Indonesia sebagai bank sirkulasi atau bank sentral. Bank Negara Indonesia lalu ditetapkan sebagai bank pembangunan, dan kemudian diberikan hak untuk bertindak sebagai bank devisa, dengan akses langsung untuk transaksi luar negeri.

Sehubungan dengan penambahan modal pada tahun 1955, status Bank Negara Indonesia diubah menjadi bank komersial milik pemerintah. Perubahan ini melandasi pelayanan yang lebih baik dan tuas bagi sektor usaha nasional.

Sejalan dengan keputusan penggunaan tahun pendirian sebagai bagian dari identitas perusahaan, nama Bank Negara Indonesia 1946 resmi digunakan mulai akhir tahun 1968. Perubahan ini menjadikan Bank Negara Indonesia lebih dikenal sebagai ‘BNI 46’. Penggunaan nama panggilan yang lebih mudah diingat – ‘Bank BNI’ – ditetapkan bersamaan dengan perubahaan identitas perusahaan tahun 1988.

Tahun 1992, status hukum dan nama BNI berubah menjadi PT Bank Negara Indonesia (Persero), sementara keputusan untuk menjadi perusahaan publik diwujudkan melalui penawaran saham perdana di pasar modal pada tahun 1996.

Kemampuan BNI untuk beradaptasi terhadap perubahan dan kemajuan lingkungan, sosial-budaya serta teknologi dicerminkan melalui penyempurnaan identitas perusahaan yang berkelanjutan dari masa ke masa. Hal ini juga menegaskan dedikasi dan komitmen BNI terhadap perbaikan kualitas kinerja secara terus-menerus.

Pada tahun 2004, identitas perusahaan yang diperbaharui mulai digunakan untuk menggambarkan prospek masa depan yang lebih baik, setelah keberhasilan mengarungi masa-masa yang sulit. Sebutan ‘Bank BNI’ dipersingkat menjadi ‘BNI’, sedangkan tahun pendirian – ’46’ – digunakan dalam logo perusahaan untuk meneguhkan kebanggaan sebagai bank nasional pertama yang lahir pada era Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Pada akhir tahun 2012, Pemerintah Republik Indonesia memegang 60% saham BNI, sementara sisanya 40% dimiliki oleh pemegang saham publik baik individu maupun institusi, domestik dan asing.

Saat ini, BNI adalah bank terbesar ke-4 di Indonesia berdasarkan total aset, total kredit maupun total dana pihak ketiga. BNI menawarkan layanan jasa keuangan terpadu kepada nasabah, didukung oleh perusahaan anak: Bank BNI Syariah, BNI Multi Finance, BNI Securities dan BNI Life Insurance.

Pada akhir tahun 2012, BNI memiliki total asset sebesar Rp333,3 triliun dan mempekerjakan lebih dari 24.861 karyawan. Untuk melayani nasabahnya, BNI mengoperasikan jaringan layanan yang luas mencakup 1.585 outlet domestik dan 5 cabang luar negeri di New York, London, Tokyo, Hong Kong dan Singapura, 8.227 unit ATM milik sendiri, 42.000 EDC serta fasilitas Internet banking dan SMS banking. BNI selalu berusaha untuk menjadi bank pilihan yang menyediakan layanan prima dan solusi bernilai tambah kepada seluruh nasabah.

Berangkat dari semangat perjuangan yang berakar pada sejarahnya, BNI bertekad untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi negeri, serta senantiasa menjadi kebanggaan negara.