Lowongan Pegawai BUMN PT PLN (Persero) Tingkat D3 D4 S1

Rekrutmen PT PLN (Persero) – PT PLN (Persero) saat ini kembali memberikan kesempatan berkarir bagi lulusan diploma dan sarjana melalui Rekrutmen Umum PT PLN (Persero) Tahun 2018 dengan menempati posisi sebagai berikut :

Profesi Yang Dibuka :

Formasi :

  1. Enjiniring Transmisi dan Gardu Induk
  2. Pemeliharaan Transmisi dan Gardu Induk
  3. Telekomunikasi dan SCADA Elektronika Enjiniring Distribusi
  4. Pemeliharaan Distribusi
  5. Enjiniring Pembangkitan
  6. Pemeliharaan Distribusi
  7. Enjiniring Pembangkitan
  8. Pemeliharaan Pembangkitan
  9. Teknik Sipil
  10. Enjiniring dan Konstruksi Sipil
  11. Manajemen Konstruksi
  12. Akuntansi
  13. Manajemen Keuangan

Deskripsi Pekerjaan

Persyaratan :

  • Pelamar merupakan alumni Universitas Sumatera Utara dan Politeknik Negeri Medan, alumni Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), alumni Universitas Indonesia, alumni Universitas Diponegoro dan Universitas Gajah Mada
  • Status belum menikah dan bersedia tidak menikah selama menjalani Diklat Prajabatan
  • Diutamakan Pria
  • Lulus S1/D-IV atau D-III dengan batas usia:
    • S1/D-IV : Kelahiran 1992 dan sesudahnya
    • D-III : Kelahiran 1994 dan sesudahnya
  • IPK Akuntansi, Keuangan minimal 3.00 dan IPK T. Mesin, T. Sipil, T. Elektro, Elektronika, Instrumentasi dan telekomunikasi min 2,75

Untuk persiapan pendaftaran Online, peserta diharapkan dapat menyiapkan berkas dalam bentuk soft copy sebagai berikut :

  1. KTP
  2. Ijazah
  3. Transkrip Akademik
  4. Akte Kelahiran
  5. Sertifikasi kemampuan Bahasa Inggris

Tata Cara Pendaftaran

Silakan melakukan pendaftaran secara online melalui laman resmi PT PLN berikut ini :

Keterangan Lain

  • Pendaftaran dibuka sampai dengan tanggal 30 Maret 2018
  • Pelamar hanya diperbolehkan memilih 1 (satu) Bidang/ Jurusan sesuai tingkat pendidikan dan program studi/ bidang. Pelamar tidak dapat melamar ke jenjang yang tidak sesuai dengan ijazah yang dimiliki.
  • Pelamar tidak sedang terdaftar sebagai peserta tahapan seleksi rekrutmen PT PLN (Persero).
  • Pelamar yang dinyatakan lulus Psikotes, WAJIB melengkapi berkas pendaftaran berikut.
  • Apabila tidak dapat melengkapi berkas, maka peserta dinyatakan GUGUR. Berikut adalah berkas yang harus dikumpulkan:
    • a. Surat Lamaran yang ditujukan kepada PT PLN (Persero) c.q. Kepala Divisi Pengembangan Talenta
    • b. Riwayat Hidup (CV)
    • c. Copy akta kelahiran
    • d. Copy Ijazah/ Surat Keterangan Lulus yang dilegalisasi
    • e. Copy transkrip nilai terakhir yang dilegalisasi
    • f. Copy KTP
    • g. Surat Keterangan Belum Menikah dari Kelurahan
    • h. Pas foto terbaru berwarna ukuran 3×4 sebanyak 1 lembar (nama peserta ditulis di belakang foto)
    • i. Surat Keterangan Catatan Kriminal (SKCK) dari Kepolisian
    • j. Surat Keterangan Bebas Narkoba (SKBN) dari Kepolisian atau Rumah Sakit
    • k. Bagi Pelamar lulusan Luar Negeri, wajib melampirkan Surat Keterangan Dikti atau lembaga resmi lainnya mengenai kesetaraan jenjang pendidikan dan IPK
    • l. Bagi Pelamar S1/D-IV dari lulusan program Lintas Jalur (D-III yang meneruskan ke S1/ D-IV), wajib melampirkan:
    • i. Transkrip nilai D-III yang dilegalisasi
    • ii. Ijazah D-III yang dilegalisasi
    • m. Berkas dimasukkan ke dalam map sesuai urutan di atas dengan menuliskan nama dan kode yang dilamar pada cover map.
  • Tidak ada korespondensi berkaitan dengan rekrutmen ini dan keputusan Tim Penerimaan Pegawai tidak dapat diganggu gugat.
  • Tidak dipungut biaya apapun dalam mengikuti seleksi yang diselenggarakan oleh PT PLN (Persero).
  • Tidak ada sistem refund atau penggantian biaya transportasi dan akomodasi yang berkaitan dengan pelaksanaan seleksi. PT PLN (Persero) tidak bertanggungjawab atas setiap bentuk kerugian yang ditimbulkan akibat penipuan yang mengatasnamakan PT PLN (Persero).
  • PT PLN (Persero) berhak menentukan profesi lainnya di luar profesi yang dilamar tanpa meminta persetujuan peserta terlebih dahulu.

Tentang PT PLN (Persero)

PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PT PLN (Persero) merupakan BUMN yang bergerak dalam bidang kelistrikan. Berawal dari beberapa perusahaan asal Belanda yang bergerak di bidang pabrik gula dan pabrik teh mendirikan pembangkit listrik untuk keperluan sendiri pada masa pemerintahan penjajahan Belanda.

Pada 27 Oktober 1945 setelah Indonesia merdeka, Presiden Soekarno membentuk Jawatan Listrik dan Gas di bawah Departemen Pekerjaan Umum dan Tenaga dengan kapasitas pembangkit tenaga listrik sebesar 157,5 MW. Jawatan Listrik dan Gas diubah menjadi BPU-PLN (Badan Pimpinan Umum Perusahaan Listrik Negara) yang bergerak di bidang listrik, gas dan kokas yang dibubarkan pada tanggal 1 Januari 1965, namun pada saat yang sama, 2 (dua) perusahaan negara yaitu Perusahaan Listrik Negara (PLN) sebagai pengelola tenaga listrik milik negara dan Perusahaan Gas Negara (PGN) sebagai pengelola gas diresmikan oleh pemerintah Indonesia.