Lowongan Komisi Perlindungan Anak Indonesia

Lowongan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI)

Posted by: on October 8, 2020

Lowongan Komisi Perlindungan Anak Indonesia – sentraloker.net – Komisi Perlindungan Anak Indonesia sedang membuka kesempatan berkarir bagi Warga Negara Indonesia terbaik melalui Lowongan Kerja terbaru guna mengisi posisi sebagaimana di bawah ini :

Pegawai Tidak Tetap (PTT) – Analis Pengaduan Masyarakat (AP)

Persyaratan:

  • Pendidikan S1 Jurusan Desain Komunikasi Visual/ Art/ Design/ Creative Multimedia
  • Umur 25 sd 30 tahun
  • IPK minimal 3,00 (PTN); 3,25 (PTS) (skala 4,00)
  • Jenis kelamin laki-laki/perempuan
  • Menguasai bahas inggris (minimum pasif)
  • Mampu bekerja dalam tim maupun individu dan dibawah jadwal kerja yang ketat
  • Menguasai dan dapat menggunakan perangkat lunak desain seperti CorelDraw, Adobe Photoshop, dan aplikasi sejenis
  • Berpengalaman minimal 2 tahun dibidang design atau posisi yang berkaitan
  • Memiliki banyak ide kreatif, inovati, komunikasi yang baik dan mampu bekerja dalam tim
  • Bisa melakukan edit video foto yang lebih disukai.

Persyaratan administrasi :

  • Surat lamaran yang ditujukan kepada Kepala Sekretariat KPAI
  • Copy ijazah terakhir yang dilegalisir dan copy daftar nilai atau transkrip nilai akhir
  • Daftar riwayat hidup (CV) dan portofolio
  • Copy KTP dan Kartu Keluarga (KK)
  • Copy Akter Lahir
  • Copy NPWP
  • Surat keterangan berkelakuan baik dari kantor Polisi (SKCK)
  • Surat keterangan bebas NAPZA
  • Pas foto berwarna 4X6 sebanyak 2 lembar
  • Surat Keterangan pengalaman kerja

Pendaftaran

Segera kirimkan berkas lamaran lengkap ke alamat berikut :

Kantor KPAI
Jl.Teuku Umar No.10-12 Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat
atau melalui email [email protected]

Keterangan Lain :

  • Seleksi dan rekrutmen KPAI ini tidak dipungut biaya apa pun.
  • Lamaran diterima selambat-lambatnya tanggal 13 Oktober 2020
  • Link Sumber

Tentang Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI)

Lowongan Komisi Perlindungan Anak Indonesia

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) dibentuk berdasarkan amanat UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Undang-Undang tersebut disahkan oleh Sidang Paripurna DPR pada tanggal 22 September 2002 dan ditandatangani Presiden Megawati Soekarnoputri, pada tanggal 20 Oktober 2002. Setahun kemudian sesuai ketentuan Pasal 75 dari undang-undang tersebut, Presiden menerbitkan Keppres No. 77 Tahun 2003 tentang Komisi Perlindungan Anak Indonesia. Diperlukan waktu sekitar 8 bulan untuk memilih dan mengangkat Anggota KPAI seperti yang diatur dalam peraturan per-undang-undangan tersebut.

Berdasarkan penjelasan pasal 75, ayat (1), (2), (3), dan (4) dari Undang-Undang Perlindungan Anak, disebutkan bahwa Keanggotaan Komisi Perlindungan Anak Indonesia terdiri dari 1 (satu) orang ketua, 2 (dua) orang wakil ketua, 1 (satu) orang sekretaris, dan 5 (lima) orang anggota, dimana keanggotaan KPAI terdiri dari unsur pemerintah, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi sosial, organisasi kemasyarakatan, organisasi profesi, lembaga swadaya masyarakat, dunia usaha, dan kelompok masyarakat yang peduli terhadap perlindungan anak. Adapun keanggotaan KPAI diangkat dan diberhentikan oleh Presiden setelah mendapat pertimbangan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia, untuk masa jabatan 3 (tiga) tahun, dan dapat diangkat kembali untuk 1 (satu) kali masa jabatan. Periode I (pertama) KPAI dimulai pada tahun 2004-2007.