Lowongan Kerja Petrokimia Gresik

Posted by: on October 19, 2019

Lowongan Kerja Petrokimia Gresik – sentraloker – PT Petrokimia Gresik membuka kesempatan bagi Warga Negara Indonesia terbaik melalui Lowongan Kerja Terbaru guna mengisi posisi sebagai berikut :

Operator/Pelaksana Grade VI A

  1. Pelaksana Administrasi (a)
  2. Pelaksana Penjualan (b)
  3. Operator Lapangan (c)

Persyaratan :

  • Warga Negara Indonesia
  • Jenis kelamin laki – laki (L)/perempuan (P)
  • Usia Maksimum 22 Tahun (lahir setelah 31 Januari 1997)
  • Minimal Pendidikan Diploma 3
  • Lulusan dari program studi/jurusan sebagai berikut :
    1. Akuntansi (a)
    2. Hukum (a)
    3. Manajemen (a)
    4. Public Relations/Vokasi Kehumasan (a)
    5. Pertanian (a)/(b)
    6. Statistik (a)/(b)
    7. Analis Kimia (c)
    8. K3 (Hyperkes dan K3) (c)
    9. Teknik Elektro (a)/(b)
    10. Teknik Industri (a)/(b)
    11. Teknik Informatika (a)
    12. Teknik Instrumentasi (c)
    13. Teknik Kimia (a)/(b)/(c)
    14. Teknik Listrik (a)/(c)
    15. Teknik Mesin (a)/(c)
    16. Teknik Sipil (c)
  • IPK minimal 3 dari skala 4
  • Berasal dari Program Studi Perguruan Tinggi dengan Akreditasi minimal B
  • Nilai TOEFL minimal 450 atau TOEIC minimal 550 atau IELTS minimal 5
  • Menguasai Program Komputer Dasar (Ms.Word, Ms.Excell, Ms.Power Point)
  • Sehat jasmani dan rohani
  • Bebas narkoba
  • Tidak buta warna
  • Belum menikah
  • Tidak terikat dinas pada instansi lain
  • Lolos proses seleksi yang ditetapkan oleh Panitia

Pendaftaran

Pendaftaran hanya dapat dilakukan secara online melalui tautan berikut ini :

Keterangan Lain :

  • Untuk pelaksana penjualan diutamakan berpenampilan menarik dan memiliki kemampuan berbahasa mandarin.
  • Pendaftaran mulai tanggal 26 September 2019 s.d. 09 Oktober 2019 pukul 16.00 WIB.
  • Rekrutmen & Seleksi PT Petrokimia Gresik tidak dipungut biaya dan tidak bekerjasama dengan travel agent manapun.

Tentang PT Petrokimia Gresik

Lowongan Kerja Petrokimia Gresik

PT Petrokimia Gresik merupakan produsen pupuk di Indonesia, yang pada awal berdirinya disebut Proyek Petrokimia Surabaya (1962). Kontrak pembangunannya ditandatangani pada tanggal 10 Agustus 1964, dan mulai berlaku pada tanggal 8 Desember 1964. Proyek ini diresmikan oleh Presiden Soeharto pada tanggal 10 Juli 1972, yang kemudian tanggal tersebut ditetapkan sebagai hari jadi PT Petrokimia Gresik.

Dalam perjalannya, PT Petrokimia Gresik telah mengalami sejumlah perubahan status, diantaranya adalah sebagai Perusahaan Umum (Perum) berdasarkan PP No. 55/1971, lalu berubah menjadi Persero berdasarkan PP No. 35/1974 jo PP No. 14/1975, dan sekarang sebagai anggota Holding PT Pupuk Indonesia (dahulu PT Pupuk Sriwidjaja) berdasarkan PP No. 28/1997.

PT Petrokimia Gresik menempati lahan seluas 450 hektare yang berlokasi di Kabupaten Gresik, Provinsi Jawa Timur. Pada tahun 2012 ini, PT Petrokimia Gresik dipercaya oleh pemerintah untuk meningkatkan kapasitas produksi menjadi 5,4 juta ton, atau meningkat 1,6 juta ton dibandingkan tahun 2011. Hal ini menjadikan PT Petrokimia Gresik sebagai produsen pupuk yang memasok 50% kebutuhan pupuk subsidi nasional.

PT Petrokimia Gresik memiliki dua kategori produk, yaitu pupuk dan non-pupuk. Untuk pupuk subsidi PT Petrokimia Gresik memproduksi pupuk Urea, NPK (Phonska), Petroganik (pupuk organik), SP-36, dan ZA. Sedangkan untuk non-subsidi PT Petrokimia Gresik memproduksi pupuk NPK Kebomas, ZK, DAP, KCL, Rock Phosphate, Petronik, Petro Kalimas, Petro Biofertil, dan Kapur Pertanian. Untuk kategori non-pupuk, PT Petrokimia Gresik memproduksi benih padi unggul dengan nama Petroseed dan Petro Hibrid, serta dekomposer bernama Petro Gladiator. Tak hanya itu, PT Petrokimia Gresik juga memiliki produk probiotik bernama Petrofish untuk meningkatkan produktivitas hasil tambak ikan, udang. Petro Chick untuk unggas (ayam dan bebek), dan Fit Rice, yaitu beras dengan indek glikemik rendah. PT Petrokimia Gresik juga menghasilkan produk-produk kimia untuk keperluan berbagai industri. Diantaranya adalah Amoniak, Asam Sulfat, Asam Fosfat, Cement Retarder, Aluminium Flourida, CO2 cair, Dry Ice, Asam Chlorida, Oksigen, Nitrogen, Hidrogen, dan Gypsum.