LMAN 3

Lowongan Kerja Pegawai Non PNS Lembaga Manajemen Aset Negara

Rekrutmen Lembaga Manajemen Aset Negara – Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) merupakan sebuah badan layanan umum yang bertanggung jawab dan dibawah naungan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan. Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) berdiri pada tanggal 23 Desember 2016 dan dibentuk oleh Ibu Sri Mulyani selaku Menteri Keuangan Republik Indonesia. Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) bertugas melakukan pengelolaan manajemen aset negara.

Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) sebagai satuan kerja di bawah Kementerian Keuangan yang mengemban mandat pengelola properti Negara, layanan konsultasi (advisory), dan pendanaan lahan Proyek Strategis Nasional (landfunding), membuka kesempatan kepada putera-puteri terbaik bangsa untuk bergabung, berkontribusi, dan berkarir pada posisi :

  1. Staf Teknik
  2. Staf Arsitektur
  3. Staf Hukum (Perdata)
  4. Staf TI
  5. Staf Ekonomi
  6. Staf Akuntansi

Deskripsi Pekerjaan

1. STAF TEKNIK

Persyaratan :

  • Usia maksimal 33 tahun per tanggal 31 Mei 2018
  • Pendidikan minimal S1 Teknik Sipil (Struktur dan Manajemen Konstruksi)
  • IPK 2,75 Skala 4,00
  • Diutamakan 3 (tiga) tahun di bidang Site/Civil Engineer (konstruksi)
  • Lebih disukai memiliki Minimal satu jenis SKA (Sertifikat Keahlian) yaitu Ahli Konstruksi
  • Portofolio minimal 2 (dua) project konstruksi

2. STAF ARSITEKTUR

Persyaratan :

  • Usia maksimal 33 tahun per tanggal 31 Mei 2018
  • Pendidikan minimal S1 Teknik Arsitektur (interior/exterior)
  • IPK 2,75 Skala 4,00
  • Diutamakan memiliki pengalaman selama 3 tahun dibidang Arsitek
  • Lebih disukai memiliki Sertifikat Green Building
  • Portofolio minimal 2 (dua) project

3. STAF HUKUM

Persyaratan :

  • Usia maksimal 33 tahun per tanggal 31 Mei 2018
  • Pendidikan minimal S1 Hukum (Perdata)
  • IPK 2,90 Skala 4,00
  • Diutamakan memiliki pengalaman selama 3 tahun dibidang Hukum (Perdata)
  • Lebih disukai memiliki Sertifikat Keahlian (SKA)
  • Portofolio minimal menjadi anggota tim dalam hal keperdataan

4. STAF TI

Persyaratan :

  • Usia maksimal 33 tahun per tanggal 31 Mei 2018
  • Pendidikan minimal D3 Teknik Informatika (Programmer)
  • IPK 2,75 Skala 4,00
  • Diutamakan memiliki pengalaman selama 2 tahun dibidang IT (Programming)
  • Lebih disukai memiliki Sertifikasi programming
  • Memiliki portofolio pengembangan aplikasi dan menguasai satu atau lebih bahasa programming seperti Javascript/Phyton/Java/C

5. STAF EKONOMI

Persyaratan :

  • Usia maksimal 33 tahun per tanggal 31 Mei 2018
  • Pendidikan minimal S1 Ilmu Ekonomi/Ekonomi Pembangunan
  • IPK 2,90 Skala 4,00
  • Diutamakan 2 (dua) tahun di bidang riset ekonomi
  • Lebih disukai memiliki Sertifikat Keahlian (SKA)
  • Portofolio Pernah terlibat dalam minimal 2 (dua) penyusunan kajian perekonomian/pembangunan

6. STAF AKUNTANSI

Persyaratan :

  • Usia maksimal 33 tahun per tanggal 31 Mei 2018
  • Pendidikan minimal S1 Akuntansi
  • IPK 2,90 Skala 4,00
  • Diutamakan 3 (tiga) tahun di bidang akuntansi dan tata kelola aset
  • Lebih disukai memiliki Sertifikat Chartered Accountant
  • Portofolio Minimal pernah terlibat dalam penyusunan atau audit atas 2 (dua) laporan keuangan

Persyaratan Umum

  • Warga Negara Indonesia (WNI)
  • Sehat jasmani dan rohani
  • Telah menyelesaikan masa studi sesuai jenjang Pendidikan yang dipersyaratkan dengan melampirkan ijazah
  • Memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP)
  • Bersedia bekerja dengan sistem perjanjian kerja waktu tertentu (Tahunan)
  • Tidak sedang menjalani ikatan dinas/ikatan wajib kerja dengan perusahaan/ instansi manapun, atau bersedia melepaskan ikatan dinas/ikatan wajib kerja apabila diterima di LMAN
  • Tidak pernah diberhentikan secara tidak hormat sebagai karyawan pada perusahaan/instansi manapun
  • Tidak pernah dan/atau tidak sedang dalam proses pengadilan atau terlibat dalam proses hukum
  • Tidak sedang hamil dan masa nifas atau menyusui

Tata Cara Pendaftaran

Silakan melakukan pendaftaran secara online melalui laman berikut ini :

Keterangan Lain :

  • Setiap pelamar hanya diperbolehkan mendaftar untuk 1 (satu) kali.
  • Seluruh biaya alat tulis, akomodasi dan transportasi selama proses seleksi menjadi tanggungan pelamar.
  • Pendaftaran dilakukan secara online melalui www.ppm-rekrutmen.com/LMAN
  • Panitia tidak menerima lamaran melalui pos atau media pengiriman lainnya.
  • Bagi Pelamar yang pernah mengirimkan lamaran Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) diwajibkan memperbaharui lamaran dengan melakukan registrasi online melalui situs-web tersebut di atas.
  • Pengumuman tiap tahapan seleksi akan dicantumkan dalam situs-web tersebut di atas.
  • Proses rekrutmen dan seleksi seluruhnya dilakukan oleh PPM Manajemen kecuali Wawancara User.
  • Kegiatan seleksi diselenggarakan di Jakarta.
  • Hanya pelamar yang lulus dalam setiap tahapan seleksi yang akan dipanggil untuk mengikuti proses selanjutnya.
  • Seluruh tahapan proses rekrutmen dan seleksi tidak dipungut biaya apapun. Apabila ada pihak yang berusaha meminta biaya/ menjanjikan sesuatu/ menawarkan bantuan atas proses rekrutmen dan seleksi dapat melapor ke call center PPM Manajemen.
  • Keputusan Panitia Rekrutmen dan Seleksi final dan tidak dapat diganggu gugat.
  • Masa waktu registrasi online adalah 26 Maret s.d 02 April 2018 pukul 23.59 WIB

Tentang Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN)

Pengelolaan aset negara memiliki dinamika yang menantang. Di awal pembentukan Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN), mandat utama yang diberikan adalah sebagai operator Pengelola Barang dalam mengoptimalkan aset negara yang dianggap belum terutilisasi secara optimal (underutilized) dan yang tidak digunakan/dimanfaatkan atau mangkrak (idle). Aset yang belum teroptimalkan tersebut di antaranya adalah:

Aset idle pada Kementerian/Lembaga (K/L) yang sudah dan/atau akan diserahkan kepada Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) selaku Pengelola Barang

  • Aset yang akan dipertukarkan akan tetapi masih menunggu persetujuan Menteri Keuangan, eks aset PT Pertamina
  • Sebagian eks aset Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS)
  • Eks aset Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN)
  • Eks aset Perusahaan Pengelola Aset (PPA) dan
  • Aset Hak Tanggungan Bank Indonesia (HTBI).

Aset negara idle atau aset underutilized mengakibat hilangkan potensi manfaat (opportunity loss) yang menjadi beban negara. Besaran potensi manfaat, baik manfaat finansial dan non finansial yang dapat diperoleh apabila aset tersebut berhasil dimanfaatkan, diinvestasikan, maupun ditukar (asset swap) dengan prinsip highest and best use, adalah cukup signifikan. Selain opportunity loss, pengelolaan aset idle juga menimbulkan double inefficiency karena masih dialokasikan dan dibebankan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara/Daerah (APBN/D) berupa biaya pemeliharaan dan perawatan serta pengadaan aset baru penunjang pelaksanaan tugas sehari-hari pemerintah. Dalam hal semakin bertambah jumlah aset idle, maka semakin tidak efisien dan tidak optimalnya Pemerintah dalam pengelolaan aset. Hal ini menjadi salah satu sisi kinerja Pemerintah, dalam hal ini Kementerian Keuangan, yang perlu dilakukan perbaikan.

Dalam melaksanakan optimalisasi aset, terdapat 2 (dua) jenis tantangan utama yaitu regulatory constraint dan institutional constraint. Dari sisi regulatory constraint, koridor hukum pengelolaan kekayaan negara didesain agar sistem pengendalian internal pengelolaan barang milik negara menjadi perisai yang kuat untuk menjaga negara dari kehilangan aset-asetnya. Hal ini menjadi rintangan dalam upaya mengoptimalisasikan aset secara efektif karena manajemen properti memerlukan ruang gerak yang lebih luas untuk berbagai terobosan dan fleksibilitas, sementara tata kelola instansi pemerintah didesain untuk mengedepankan prudensialitas dan mekanisme birokrasi. Sedangkan dari sisi institutional constraint, terjadi karena karakteristik, budaya birokrasi, serta kompetensi SDM yang bersifat generalis dan tidak didesain untuk menjadi unit yang responsif, fleksibel, otonom dalam mengelola aset, serta memiliki tenaga ahli spesialis yang bernaluri bisnis. Selain itu, sampai dengan saat ini belum ada unit yang ditugaskan secara khusus untuk mengelola aset idle layaknya sebuah entitas property management.

Oleh karena itu, telah dilakukan suatu inisiasi untuk mengatasi keadaan tersebut dengan pendirian sebuah badan layanan umum (BLU) yang melaksanakan fungsi pengelolaan aset idle dan aset potensi, yang selanjutnya disebut Lembaga Manajemen Aset Negara atau LMAN. Bisnis utama LMAN pada awal pendiriannya adalah pengelolaan Barang Milik Negara (BMN), utamanya melaksanakan pendayagunaan dan pemindahtanganan BMN yang difokuskan pada pengelolaan properti negara dan jasa konsultasi asset solution atas pengelolaan aset negara. Kemudian, sebagaimana penjelasan pada Bab I sebelumnya, LMAN menerima tambahan mandat baru yaitu pelaksanaan landfunding sehingga secara keseluruhan mandat LMAN meliputi pengelolaan properti negara, penyediaan jasa konsultasi/advisori terkait pengelolaan properti negara, dan pelaksanaan pendanaan pengadaan tanah proyek-proyek yang tergabung dalam Proyek Strategis Nasional (PSN).