Lowongan Kerja KPU

Lowongan Kerja KPU Biro Keuangan

Posted by: on December 17, 2018

Lowongan Kerja KPU – sentraloker – Biro Keuangan, Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia – KPU RI sedang membuka kesempatan berkarir bagi WNI terbarik melalui Lowongan Kerja KPU Tahun 2019 dengan formasi dan ketentuan sebagai berikut :

Tenaga Pendukung pada Bagian Pengelolaan Keuangan untuk Tahun Anggaran 2019

  • Tenaga Pendukung (3 Orang)

Persyaratan Umum :

  • Usia maksimal 30 tahun terhitung 2 Januari 2019
  • Berpenampilan rapi dan Menarik
  • Berdomisili di wilayah Jakarta dan sekitarnya
  • Mampu bekerja dibawah tekanan
  • Menandatangani surat pernyataan yang terdiri dari :
    • a. Tidak menjadi anggota partai politik
    • b. Bersedia bekerja penuh waktu tidak terhalang oleh jam kerja dan bekerja di hari libur/tanggal merah/libur nasional
    • c. Tidak sedang terikat dengan kontrak kerja dari instansi manapun
    • d. Tidak sedang menjalani pendidikan pada jenjang apapun
    • e. Tidak menuntut lebih dari hak-hak yang terdapat pada kontrak kerja
    • f. Tidak pernah melanggar hukum yang merugikan Negara
    • g. Tidak menuntut untuk perpanjang kontrak.

Kualifikasi dan Persyaratan Khusus :

  • Pendidikan minimal Sarjana (S-1) semua jurusan diutamakan jurusan komputer/IT dengan IPK minimal 3.0
  • Fresh Graduate/Berpengalaman minimal 1 tahun di bidang Teknologi Informasi dan Design Grafis
  • Memiliki kemampuan dalam bidang administrasi dan keuangan
  • Memiliki keahlian mengoperasikan komputer (terutama Ms. Excel/Ms. Word/power point) internet dan Aplikasi Pengolah Data serta keahlian dalam membuat slide/paparan
  • Aktif dan mampu menggunakan Sosial Media FaceBook, Instagram, Youtube dan lain sebagainya
  • Mampu mengoperasikan Adobe Photoshop dan editing Video dalam rangka sosialisasi, Publikasi dan edukasi.

Persyaratan dokumen lamaran :

  1. Scan Kartu Penduduk Elektronik (E-KTP) asli
  2. Scan Izajah terakhir asli (bukan fotocoy yang dilegalisir)
  3. Scan Transkrip nilai asli (bukan fotocoy dilegalisir)
  4. Surat pernyataan untuk persyaratan umum dengan format terlampir
  5. Scan surat lamaran yang ditulis tangan ditujukan kepada Kepala Biro Keuangan c.q Kepala Bagian Pengelolaan Keuangan
  6. Daftar Riwayat Hidup/Curriculum Vitae lengkap (yang dilengkapi dengan data diri berupa alamat email dan nomor telepon yang aktif)
  7. Scan sertifikat Kualifikasi/Keterampilan (jika ada)
  8. Softcopy pas foto ukuran 3×4 berwarna terbaru

Pendaftaran

Dokumen sebagaimana di atas dikirimkan melalui email ke alamat berikut :

  • pengelolaankpu@gmail.com dengan judul/subject Penerimaan Tenaga Pendukung

Keterangan Lain:

  • Peserta yang dinyatakan lulus dalam seleksi administrasi akan ditampilkan pada website resmi KPU di http://kpu.go.id dan dihubungi oleh Tim Penerimaan Tenaga Pendukung Bagian Pengelolaan Keuangan
  • Peserta yang namanya telah tercantum pada pengumuman kelulusan administrasi pada website resmi KPU dan telah dihubungi wajib datang dengan membawa laptop yang memiliki fitur adobe photoshop, video editor dan power point untuk melaksanakan tes kompetensi dan wawancara pada tanggal dan waktu yang akan disampaikan kemudian melalui email, pesan singkat dan atau telepon
  • Panitia tidak menerima berkas dalam bentuk hardcopy
  • Tim Penerimaan Tenaga Pendukung Pengelolaan Keuangan tidak memungut biaya apa pun dalam proses penerimaan tenaga pendukung ini.
  • Lamaran diterima selambat-lambatnya pada tanggal 19 Desember 2018
  • Sumber Informasi

Tentang Komisi Pemilihan Umum (KPU)

Lowongan Kerja KPU

Komisi Pemilihan Umum (KPU) merupakan sebuah lembaga negara yang menyelenggarakan pemilihan umum di Indonesia. KPU yang ada sekarang merupakan KPU keempat yang dibentuk sejak era Reformasi 1998. KPU pertama (1999-2001) dibentuk dengan Keppres No 16 Tahun 1999, beranggotakan 53 orang anggota, dari unsur pemerintah dan Partai Politik. KPU pertama dilantik Presiden BJ Habibie. KPU kedua (2001-2007) dibentuk dengan Keppres No 10 Tahun 2001, beranggotakan 11 orang, dari unsur akademis dan LSM. KPU kedua dilantik oleh Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) pada tanggal 11 April 2001.