Lowongan Kerja BINA BNI Wilayah Cilegon

Lowongan Kerja BINA BNI Wilayah Cilegon – sentraloker – Bank Negara Indonesia atau BNI kembali membuka kesempatan berkarir melalui Lowongan Kerja sebagai berikut :

  • Bina BNI

Kualifikasi :

  • Pendidikan SMA dengan nilai rata-rata semester 5 & 6 untuk lulusan SMA / sederajat minimum 7,0
  • Pendidikan Diploma/Sarjana dengan IPK minimum 2,50
  • Usia minimal 18 tahun dan maksimal 25 tahun
  • Tinggi minimum 165 cm untuk pria dan 160 cm untuk wanita
  • Tidak pernah terlibat dalam penyalahgunaan narkoba atau pelanggaran hukum lainnya (harap lampirkan Sertifikat Polisi / SKCK)
  • Sehat jasmain dan rohani serta tidak buta warna (dengan surat keterangan Dokter)
  • Berpenampilan yang menarik
  • Belum menikah dan bersedia tidak menikah selama program magang

Penempatan :

  1. BNI KC Cilegon
  2. BNI KCP Merak
  3. BNI KCP Pasar ANyer
  4. BNI KCP PT. Krakatau Steel
  5. BNI KK Cilegon City Square
  6. BNI KK Krakatau Posco
  7. BNI KK UBP Suralaya
  8. BNI LL Cilegon Center Mall

Pendaftaran

Segera lakukan pendaftaran dengan mengisi form aplikasi pada link di bawah ini :

Keterangan Lain :

  • Hanya Pelamar yang memenuhi syarat yang akan dipanggil untuk mengikuti seleksi.
  • Proses rekrutmen BNI WIlayah Cilegon ini tidak dipungut biaya apa pun.

Tentang BNI

Lowongan Kerja BINA BNI Wilayah CilegonPT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk – BNI merupakan sebuah institusi perbankan milik pemerintah, dalam hal ini adalah perusahaan BUMN, di Indonesia. BNI berdiri sejak 1946, BNI yang dahulu dikenal sebagai Bank Negara Indonesia, merupakan bank pertama yang didirikan dan dimiliki oleh Pemerintah Indonesia.

Bank Negara Indonesia mulai mengedarkan alat pembayaran resmi pertama yang dikeluarkan Pemerintah Indonesia, yakni ORI atau Oeang Republik Indonesia, pada malam menjelang tanggal 30 Oktober 1946, hanya beberapa bulan sejak pembentukannya. Hingga kini, tanggal tersebut diperingati sebagai Hari Keuangan Nasional, sementara hari pendiriannya yang jatuh pada tanggal 5 Juli ditetapkan sebagai Hari Bank Nasional.

Menyusul penunjukan De Javsche Bank yang merupakan warisan dari Pemerintah Belanda sebagai Bank Sentral pada tahun 1949, Pemerintah membatasi peranan Bank Negara Indonesia sebagai bank sirkulasi atau bank sentral. Bank Negara Indonesia lalu ditetapkan sebagai bank pembangunan, dan kemudian diberikan hak untuk bertindak sebagai bank devisa, dengan akses langsung untuk transaksi luar negeri.

Sehubungan dengan penambahan modal pada tahun 1955, status Bank Negara Indonesia diubah menjadi bank komersial milik pemerintah. Perubahan ini melandasi pelayanan yang lebih baik dan tuas bagi sektor usaha nasional. Sejalan dengan keputusan penggunaan tahun pendirian sebagai bagian dari identitas perusahaan, nama Bank Negara Indonesia 1946 resmi digunakan mulai akhir tahun 1968. Perubahan ini menjadikan Bank Negara Indonesia lebih dikenal sebagai ‘BNI 46’. Penggunaan nama panggilan yang lebih mudah diingat – ‘Bank BNI’ – ditetapkan bersamaan dengan perubahaan identitas perusahaan tahun 1988.